Mahasiswa MMD-1000 Desa Gelar Sosialisasi Daur Ulang Sampah atau Limbah: Pemanfaatan Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi di Desa Banjaran, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik.

21 Juli 2023
Muhammad Syai'ul Anam
Dibaca 108 Kali
Mahasiswa MMD-1000 Desa Gelar Sosialisasi Daur Ulang Sampah atau Limbah: Pemanfaatan Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi di Desa Banjaran, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik.

Oleh : Risma Nur Mubayyinah - Fakultas Ilmu Administrasi

Mahasiswa kelompok 954 MMD-1000 Desa Universitas Brawijaya 2023 yang melaksanakan kegiatan MMD di Desa Banjaran, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik telah menggelar kegiatan Sosialisasi Daur Ulang Sampah atau Limbah : Minyak Jelantah Menjadi lilin Aromaterapi kepada Ibu-ibu PKK Desa Banjaran pada Jumat (14/7/2023). Kegiatan ini dilaksanakan bersamaan dua sosialisasi lainnya yang berkaitan dengan pengelolaan sampah yaitu Pemilahan Sampah dan  Bank Sampah. 


Minyak jelantah merupakan limbah rumah tangga yang sangat sering dijumpai pada setiap rumah. Limbah minyak jelantah ini sering dianggap tidak berguna yang berakhir dibuang secara percuma. Minyak jelantah yang dibuang sembarang dapat mengakibatkan pencemaran lingkungan yang berbahaya. Sosialisasi ini memberikan informasi dan solusi terkait pengelolaan limbah minyak jelantah yang pemanfaatannya belum maksimal di Desa Banjaran. Serta, tujuan sosialisasi ini meningkatkan kepedulian dan peran masyarakat dalam mengelola sampah atau limbah menjadi barang yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomis. 


Dalam kegiatan sosialisasi ini menjelaskan mengenai apa itu daur ulang, apa itu minyak jelantah, bahaya membuang minyak jelantah sembarangan, cara membuang minyak jelantah yang baik agar tidak mencemari lingkungan, alat bahan dan langkah-langkah dalam pembuatan limbah minyak jelantah menjadi lilin aroma terapi. Dalam sosialisasi tersebut juga dibagikan brosur dan praktek langsung pembuatan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi yang benar untuk memudahkan ibu-ibu PKK dalam memahami materi.


Kegiatan sosialisasi berjalan lancar dalam sesi mempraktekkan pembuatan lilin dan tanya jawab (QnA) yang dilakukan mendapatkan antusiasme dari ibu-ibu PKK, mereka dengan senang memperhatikan proses daur ulang minyak jelantah. Menurut cerita dari Ibu-Ibu PKK daur ulang minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi merupakan hal yang baru. Dengan adanya program “Sosialisasi Daur Ulang Sampah atau Limbah : Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi” diharapkan menjadi solusi permasalahan kurangnya pemanfaatan limbah limbah minyak jelantah, memberikan manfaat ilmu dan kebiasaan baru dalam menjaga lingkungan di Desa banjaran.