Mahasiswa MMD-1000D Universitas Brawijaya Malang Melaksanakan Pelatihan Tari Tradisional Damar Kurung kepada Anak-Anak Desa Banjaran, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik
Oleh: Delia Anggun Setyo Putri - Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Tari tradisional merupakan tarian perwujudan dari budaya masing-masing daerah di Indonesia. Akan tetapi, seiring berkembangnya zaman eksistensi tari tradisional daerah semakin terkikis di kalangan generasi muda. Masih banyak generasi muda yang belum mengenal tarian khas daerahnya sendiri. Sedangkan sebagai generasi penerus, sudah seharusnya anak-anak muda ikut mengenal dan melestarikan kesenian tari daerahnya. Agar tari tradisional daerah tetap terjaga kelestariannya, Mahasiswa dari Universitas Brawijaya Malang Tahun 2021, melaksanakan sebuah kegiatan “Pelatihan Tari Tradisional Damar Kurung Khas Gresik dan Pemanfaatan Media Sosial Youtube sebagai Media Promosi Budaya” dalam program Mahasiswa Membangun Desa 1000-D (MMD) di Desa Banjaran, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik.Damar kurung sendiri merupakan salah satu ikon Gresik berupa lampion yang diciptakan oleh Mbah Masmundari, yang artinya cahaya yang dikurung. Beliau selalu berkreasi melukis Damar Kurung yang menggambarkan cerita budaya kehidupan masyarakat Gresik.
Pelaksanaan kegiatan pelatihan Tari Damar Kurung dimulai pada Sabtu (8/7/2023) hingga Rabu (19/7/2023) yang dilakukan selama empat kali pertemuan di Balai Desa Banjaran mulai pukul 09.00-11.00 WIB. Pelatihan Tari Damar Kurung diikuti oleh anak-anak kelas 1-5 Sekolah Dasar (SD). Pada awal pelatihan, anak-anak diberikan pengetahuan dasar mengenai gerak dasar tari tradisional, mulai dari mendak, nyempurit, ngruji, dan ngithing sebagai bekal untuk mempelajari lebih lanjut Tari Damar Kurung asal Gresik. Pertemuan kedua dan ketiga mulai memberikan pelatihan gerakan Tari Damar Kurung. Kemudian di pertemuan terakhir adalah perekaman video hasil pelatihan Tari Damar Kurung yang diunggah di channel Youtube Desa Banjaran yaitu Desa Banjaran Hadir.
Harapanya dengan Pelatihan Tari Tradisional Damar Kurung Khas Gresik dan Pemanfaatan Media Sosial Youtube sebagai Media Promosi Budaya, anak-anak dapat lebih mengenal dan mempunyai rasa ingin melanjutkan pelestarian budaya tari dari daerah Gresik. Dan dengan diunggahnya video hasil latihan Tari Damar Kurung, diharapkan Tari Damar Kurung semakin dikenal oleh masyarakat luas dan terjaga kelestariannya agar mempertahankan kebudayaan Indonesia sebagai jati diri bangsa.
Berikut ini adalah link dari hasil video Tari Damar Kurung:
Berikut ini adalah nama-nama yang berpartisipasi dalam pembuatan video Tari Damar Kurung:
1. Hafizah Fauziah Zahroh (Kelas 4)
2. Intan Rahmatunnisa (Kelas 2)
3. Nayzila Aulia Safana (Kelas 5)
4. Zaskia Apriliani Syafitri (Kelas 5)
5. Miladiyah Rohmatul Ula (Kelas 3)